27 Februari, 2013


Bacaan: Yohanes 16:4b-15

Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;- Yohanes 16:8



Ada seorang pemabuk berat yang bertobat dan selama beberapa minggu sudah bisa menang atas nafsunya. Suatu hari ketika dia sedang melewati kedai minuman, bau menyengat alkohol menggugah kembali selera lamanya untuk minum. Hatinya bergejolak. Kalo mau minum lagi, berarti usahanya selama ini sia-sia, tapi kalo nggak rasanya juga nggak bisa tahan. Lalu dia melihat ada iklan di toko sebelahnya, “Semua lemak susu dapat Anda minum, hanya per gelas.” Lalu dia segera masuk ke toko itu dan minum sampai 3 gelas. Perutnya jadi sangat kenyang dan dia tidak tergoda lagi ketika lewat di depan kedai minuman itu.
D. L Moody memperjelas prinsip ini dalam sebuah demonstrasi. “Bagaimana caranya supaya saya bisa mengeluarkan udara dari gelas ini?” tanyanya di depan umum. “Hisaplah dengan pompa!” kata seseorang. “Itu akan menimbulkan kehampaan dan menyebabkan gelas ini pecah.” jawabnya. Setelah sekian banyak saran yang ternyata kurang tepat, Moody mengambil air dan mengisikannya ke dalam gelas itu. “Apakah sekarang udara sudah berpindah?” Semua hanya bisa terdiam mengiyakan. Ternyata simpel kan?
Begitu juga untuk bisa menggantikan kebiasaan dosa. Tidak ada cara lain kecuali menggantinya dengan kebiasaan yang baru. Kalo kita punya kebiasaan berpikir kotor, untuk bisa menghilangkannya isilah pikiran dengan Firman Tuhan. Kalo kita seringkali melakukan perbuatan yang nyerempet bahaya saat berduaan dengan sang pacar, gantilah dengan kegiatan lain di keramaian sehingga nggak akan terdorong melakukannya lagi. Boleh dibilang kita harus berusaha mengalihkan perhatian kita supaya nggak tertarik lagi dengan dosa lama kita. Girls, mungkin sekarang ini kita lagi terikat banget dengan kehidupan dosa dan sangat ingin terbebas dari hal itu. Mintalah Roh Kudus untuk menguasai hati dan hidup kita. Isilah hari-harimu dengan hal positif yang seturut dengan Firman Tuhan, maka kita akan mempunyai hidup yang baru yang berkenan pada Tuhan.

0 komentar :

Posting Komentar