16 Maret, 2013



Bacaan: Mazmur 19:1-7

Langit menceritakan kemuliaan Allah dan cakrawala memberitakan pekerjaan tanganNya.- Mazmur 19:2



Kita bisa menemukan kedahsyatan Tuhan dari hal-hal sederhana dan dari hal-hal kecil yang kita rasakan setiap hari. Seperti ungkapan pemazmur dalam Mazmur 19 tentang ciptaan Tuhan yang luar biasa, yang selama ini mungkin terabaikan begitu saja dari pikiran kita. Dengan bantuan teleskop kita bisa melihat bermilyar-milyar bintang dengan susunan yang begitu teratur. Tentu dibalik semuanya ini terdapat lebih dari sekedar kebetulan. Semuanya diciptakan oleh Sang Perancang alam!
Sungguh menakjubkan melihat bagaimana Sang Perancang alam mengatur planet demi planet di jagad raya ini. Sebagaimana kita tahu bahwa suhu matahari adalah 12.000 derajat Fahrenheit. Semua panas dari bumi berhasil dari matahari yang berjarak 93 juta mil. Dengan jarak itu maka suhu bumi sangat pas untuk kehidupan manusia. Andaikata suhunya lebih panas atau lebih dingin 50 derajat saja, maka tak ada kehidupan di muka bumi ini. Sedikit saja bumi lebih dekat dengan matahari, maka semua manusia akan mati kepanasan, atau jika menjauh sedikit saja dari matahari maka semua manusia akan mati membeku. Apakah menurut Anda jarak antara bumi dengan matahari juga merupakan sebuah kebetulan belaka?
Hanya orang-orang bebal saja yang menganggap semua peristiwa di bumi ini sebuah kebetulan saja. Tapi bagi kita yang percaya kepada Allah tentu meyakini bahwa semuanya ini sudah diatur sejak semula oleh Sang Perancang alam. Dari paparan sederhana ini kita bisa memetik sebuah pesan moral yang sangat penting. Jika untuk mengatur kelangsungan alam ini saja Allah mengatur sedemikian tepat, bagaimana mungkin ia mengabaikan kelangsungan hidup kita?
Apakah hari ini Anda meragukan kekuasaan Tuhan? Atau melupakan kedahsyatan pekerjaanNya? Atau mencemaskan hidup Anda di tengah-tengah ketakutan dan kekuatiran hidup? Saya hanya memberi saran praktis yang begitu mudah untuk dilakukan. Untuk sejenak tinggalkan semua kesibukan atau kekalutan yang Anda alami dan ambillah waktu untuk melihat alam hasil rancangan Tuhan. Hanya kali ini tidak asal melihat saja melainkan kita melihatnya dengan hati. Rasakan hangatnya mentari pagi menyambut Anda. Lihatlah kehidupan mulai bergulir lagi dan semuanya tetap ada dalam kontrol keteraturan Tuhan. Tak seharusnya kita merasa kuatir dan takut dalam hidup ini.

0 komentar :

Posting Komentar