18 Maret, 2013



Bacaan: Amsal 30:7-9

Janganlah berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan.- Amsal 30:8



Segala sesuatu yang berlebihan tentu akan membawa akibat yang tidak baik. Ini kebenaran yang tak bisa disangka lagi. Cara makan Anda yang berlebihan akan membuat Anda berurusan dengan obesitas, demikian juga jika Anda diet dengan cara berlebihan, ini akan menyebabkan Anda mengidap anorexia bulimia. Bekerja keras itu baik, tapi akan menjadi tidak baik jika menjadi workaholic atau kecanduan kerja, sebaliknya punya waktu untuk beristirahat itu baik tapi akan menjadi tidak baik kalau kita bermalas-malasan. Memiliki rasa percaya diri adalah baik, tapi jika berlebihan maka kita akan menjadi lupa diri bahkan terjebak dalam kesombongan, sebaliknya merendah itu baik tapi jika berlebihan maka akan membuat rendah diri. Minum obat satu tablet membuat Anda sembuh, tapi minum obat satu dos?
Itu sebabnya bertindaklah dengan takaran sedang agar kehidupan Anda berjalan seimbang. Amsal pernah menulis kata-kata bijak yang sangat menarik. Ia berdoa kepada Tuhan agar jangan diberi kekayaan, tapi di sisi lain ia juga berdoa agar kemiskinan juga tidak menimpa dirinya. Mengapa? Ia tidak mau kekayaannya justru membuatnya menyangkal Tuhan dan berkata dengan sombongnya : Siapa Tuhan itu? Ia juga tidak mau miskin karena kemiskinan bisa membuatnya mencuri dan mencemarkan nama Tuhan. Ia hanya minta segala sesuatu yang memang menjadi bagiannya! Lagi-lagi kehidupan yang seimbang.
Tuhan menghendaki kehidupan yang seimbang. Jika kehidupan kita tidak seimbang maka itu akan menimbulkan masalah baru dan akan menyisakan sederet akibat. Jangan sampai kita aktif melayani di gereja tapi melupakan tugas dan peran kita dalam keluarga, atau sebaliknya jangan sampai kita hanya mementingkan urusan keluarga kita terus dan melupakan panggilan kita sebagai orang percaya. Jangan sampai begitu “dekatnya” kita dengan Tuhan sampai melupakan dunia dan terang yang harusnya menerangi dunia menjadi tak berfungsi lagi, atau sebaliknya jangan sampai kita sibuk di dunia tapi lupa dengan perkara-perkara yang punya nilai kekekalan. Berdoa tanpa bekerja adalah seperti pengemis, namun bekerja tanpa berdoa adalah seperti budak. Bekerja tanpa istirahat akan membuat kita “aus” tapi istirahat tanpa bekerja akan membuat kita menjadi tumpul. Cerdik tanpa ketulusan membuat kita licik, tapi tulus tanpa cerdik membuat kita bodoh. Jadilah seimbang, itu saja!
Anda bisa mengamati kehidupan seseorang yang serba “terlalu”.

0 komentar :

Posting Komentar