18 April, 2013



Bacaan: Yeremia 10:1-5

Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa ... - Yeremia 10:2


Semuanya akan menjadi mudah kalau terbiasa. Saya ingat ketika awal mula masuk dalam dunia tulis menulis. Hanya untuk menulis beberapa paragraf saja, diperlukan waktu yang begitu lama. Untuk mengolah kata menjadi sebuah kalimat yang indah dan enak dibaca ternyata bukan pekerjaan yang gampang. Tapi beberapa tahun menekuni dunia ini, rasanya menulis menjadi lebih mudah. Demikian juga saat saya baru pertama kali belajar piano. Mata sudah melotot di atas tuts, tapi toh salah-salah juga. Sekarang, meski mainnya tidak bagus-bagus amat, paling tidak ada sedikit kemajuan, sudah bisa main piano meski dengan mata tertutup.
Kebiasaan akan membuat segalanya menjadi mudah untuk dilakukan. Beberapa orang Kristen merasa frustasi kalau disuruh berdoa. Alasannya sangat klasik, tidak bisa berdoa. Tapi sebenarnya masalahnya bukan karena ia tidak bisa berdoa, tapi karena belum terbiasa berdoa. Demikian juga dalam hal memberi, melayani Tuhan atau melakukan apapun dalam pekerjaan Tuhan. Bukan karena kita tidak biasa, tetapi karena kita belum terbiasa.
Sementara itu di sisi yang lain, beberapa orang Kristen mudah sekali jatuh dalam dosa. Jangankan malaikat Lucifer, baru digoda kopral neraka saja ia sudah kalah. Yang ini terjadi justru karena ia terbiasa melakukan dosa. Awal berbuat dosa ternyata cukup sulit juga, merasa tidak sejahtera, lihat kanan kiri dulu apakah ada orang yang melihatnya, lagipula kita masih sulit mengatur ritme debar jantung yang makin kencang. Tapi sesudah terbiasa berbuat dosa, maka semuanya menjadi mudah dan lancar. Meski berbuat dosa toh kita tetap merasa “sejahtera”. Tuduhan terhadap nurani berhenti, meski yang sebenarnya terjadi adalah nurani kita yang jadi kebal terhadap tuduhan itu saja.
Kebiasaan akan membuat segala sesuatunya menjadi mudah. Kebiasaan berdoa membuat kita lebih mudah untuk berdoa, namun di sisi lain, kebiasaan berdosa membuat kita juga lebih mudah untuk berbuat dosa. Mendengar renungan ini, kebiasaan macam apa yang akan kita jadikan sebagai gaya hidup? Tentu saja kita akan mulai belajar membiasakan diri dengan hal-hal yang positif, dan akan membuang kebiasaan negatif. Ingat, semua hal yang kita lakukan menjadi mudah karena terbiasa.
Semuanya terlihat begitu mudah untuk dilakukan seandainya kita sudah menjadi terbiasa melakukannya.

0 komentar :

Posting Komentar