05 Mei, 2013



Bacaan: Matius 19 : 16-26

...pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.- Matius 19:22



Ini adalah ringkasan Martin Chuzzlewit, novel karya Charles Dickens, salah satu novelis terkenal pada abad pertengahan. Pada suatu hari, di Inggris ada seorang kakek tua yang sangat kaya raya yang hidup bersama kerabatnya. Para kerabatnya itu saling berlomba, berusaha merebut hatinya dengan menyembah-nyembah di kakinya dan menjanjikan cinta yang tidak akan pernah padam baginya. Tapi, laki-laki tua ini cukup cerdik. Ia mengetahui motif tindakan mereka. Jadi, ia ingin pewarisnya adalah orang yang sungguh-sungguh mencintainya, bukan karena hartanya.
Seorang cucunya, Martin Chuzzlewit adalah seorang pemuda yang dipilihnya. Walaupun anak ini tidak suka dibentak-bentak olehnya, tapi ia bisa melihat ketulusan hatinya. Akhirnya dia memutuskan untuk mengujinya. Karena melihat gelagat bahwa pemuda itu jatuh cinta kepada gadis yang menjadi penjaganya, ia sengaja mengirim pemuda itu ke Amerika. Singkat cerita, di sana pemuda Martin mengalami kebangkrutan. Pada waktu Martin kembali ke Inggris, ia mendapati sang kakek rupanya sudah jatuh miskin. Walaupun dia sendiri mengalami kesusahan, pemuda ini berkeras mengurus mereka semua, termasuk si gadis yang kemudian menjadi istrinya. Tentu saja sang kakek tidak benar-benar jatuh miskin. Tapi satu-satunya cara untuk mengetahui bahwa Martin sungguh-sungguh mencintainya adalah dengan menyingkirkan harta benda dari kehidupannya.
Apakah Anda juga akan lulus jika diuji seperti Martin Chuzzlewit? Pemuda kaya yang saleh dan tidak bercacat dalam melakukan hukum Taurat pun gagal ketika ujian yang sama diberikan padanya oleh Yesus. Pemuda tersebut tidak rela hati melepaskan hartanya yang sangat banyak, membagikan pada yang miskin, dan mengikut Yesus. Bagaimana jika Tuhan memutuskan untuk menahan berkat-Nya? Apa kita akan kembali pada ilah yang menguntungkan, yang memberi kita hadiah-hadiah kecil, ataukah kita akan mantap mengasihi Tuhan, tanpa melihat pada materi yang akan didapatkan. Anda sendiri yang memutuskan.

0 komentar :

Posting Komentar