16 Mei, 2013



Bacaan: Mazmur 62:1-13

Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku.- Mazmur 62:6



Sebagian besar memiliki statement, “Jika tidak ingin kecewa, jangan terlalu banyak berharap.” Tentu saja pendapat ini tak selamanya benar. Bukankah kita tahu bahwa manusia tidak akan pernah bisa hidup tanpa harapan? Kalau pun masih bisa hidup tanpa harapan, bukankah kita juga tahu bahwa kehidupan yang dihasilkan tentu juga tidak maksimal. Hidup tanpa harapan hanya akan membuat kita menjadi malas, enggan melakukan sesuatu yang besar, tak lagi punya semangat dan memandang hidup sebagai sesuatu yang sangat sia-sia.
Hidup kita akan jauh dari kata maksimal seandainya kita tidak memiliki harapan. Hanya sebuah pengharapanlah yang membuat kita berani bermimpi, bahkan memimpikan sesuatu yang besar bagi kehidupan kita. Hanya sebuah harapan sajalah yang membuat kita berani membayangkan seperti apa jadinya kita kelak lima atau sepuluh tahun yang akan datang. Hanya sebuah harapan sajalah yang membuat hidup kita fokus dengan rencana besar yang sedang Tuhan siapkan. Hanya sebuah harapan lah yang membuat kita menjalani hidup dengan cara yang luar biasa.
Berbeda dengan statement tersebut di atas, justru saya berkata, “Bersiap-siaplah kecewa jika tak memilik banyak harapan.” Ingat, hidup ini hanya sekali, jadi sungguh menyedihkan jika kita tak memiliki harapan dalam hidup yang hanya sekali ini. Sebab kalau boleh saya menggambarkan, harapan itu seperti sebuah batu baterai yang memberikan kekuatan dan mengaktifkan sebuah alat. Boleh jadi kita memiliki alat secanggih apapun, namun jika baterainya habis atau bahkan tidak ada baterainya, bisa dipastikan alat itu tak lagi bisa berfungsi.
Harapan akan memberikan kepada kita kekuatan dan motivasi yang sangat besar untuk memaksimalkan potensi diri. Bersyukur bahwa di dalam Tuhan bahwa harapan yang kita bangun tidak hanya berdasar atas keinginan atau obsesi kita saja, melainkan karena Tuhan memiliki rencana yang jelas dalam hidup kita. Kalau harapan kita karena Tuhan, tentu tidak ada yang mustahil atau terlalu sulit untuk kita capai. Bukankah Alkitab berkata bahwa kita akan cakap menanggung segala perkara bersama dengan Kristus yang memberikan kekuatan dan pengharapan kepada kita? Jadi bermimpilah, hidupilah terus dan biarkan harapan memberi kekuatan kepada kita untuk mencapai yang terbaik.
Tuliskanlah harapan-harapan Anda dalam secarik kertas dan doakanlah itu setiap saat.

2 komentar :