18 Juni, 2013



Bacaan: Kejadian 6:1-22

Nuh adalah seorang yang benar dan tak bercela di antara orang-orang sezamannya...- Kejadian 6:9



Kita memutuskan untuk pergi ke sebuah pertunjukkan teater, opera atau konser, lalu tempat duduk mana yang akan kita incar? Jika kita disuruh memilih, apakah kita akan memilih kelas rata-rata dan mengabaikan kelas VIP?
Seandainya saja diagnosa menyebutkan bahwa kita mengidap penyakit tertentu dan harus dioperasi. Apakah kita akan mencari dokter kelas rata-rata? Ataukah kita mencari dokter yang benar-benar ahli dan berpengalaman di bidangnya?
Seandainya kita menghadapi masalah di peradilan, akankah kita mencari pengacara kelas rata-rata? Ataukah kita mencari pengacara yang benar-benar hebat?
Seandainya kita mencari seorang karyawan, akankah kita mencari karyawan yang biasa-biasa? Ataukah kita mencari karyawan yang benar-benar berprestasi secara akademis dan memiliki pengalaman yang cukup lama?
Kita akan mencari orang yang di atas rata-rata. Orang yang di atas rata-rata akan selalu mendapat perhatian lebih dulu dan mendapat prioritas utama. Sebaliknya orang kelas rata-rata akan diabaikan, bahkan akan ditinggalkan.
Pernahkah kita bertanya di dalam diri kita sendiri, kualitas kekristenan seperti apa yang kita miliki? Akankah kualitas kekristenan kita kelas rata-rata ataukah kita memiliki kehidupan rohani yang di atas rata-rata? Bagaimana kekristenan kelas rata-rata itu? Tidak begitu jahat, tapi juga tidak begitu baik. Dikatakan hidup dalam dosa tidak, dikatakan hidup dalam kebenaran juga tidak. Mirip seperti orang Kristen yang hidup dalam zona abu-abu, seperti yang kita bahas bulan kemarin.
Kekristenan kelas rata-rata tak akan pernah dapat mempengaruhi dan memulihkan dunia. Itu sebabnya Tuhan tak ingin kekristenan kita berada di kelas rata-rata. Tuhan ingin kita menjadi radikal dalam kehidupan rohani kita. Radikal bukan berarti tindakan ekstrim, penuh kekerasan atau sikap fanatik yang berlebihan. Radikal adalah mencapai yang tertinggi dalam kehidupan rohani. Radikal dalam Tuhan berarti mengasihiNya dengan sungguh-sungguh. Melayani dengan segenap hati dan penuh ketulusan. Selalu siap berkorban baik secara materi, waktu, tenaga atau apapun demi perluasan kerajaan Allah di bumi. Inilah orang Kristen yang kelasnya di atas rata-rata. Apakah kita sudah menjadi orang Kristen di atas rata-rata?

0 komentar :

Poskan Komentar