02 Juni, 2013


Bacaan: Ayub 1:1-22

...TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" - Ayub 1:21



Seandainya saja Anda memiliki sebuah topi pemberian Presiden SBY, pasti Anda akan merasa bangga sekali memilikinya bukan? Mungkin topi itu akan disimpan baik-baik supaya tidak rusak, mungkin juga akan dipakai terus untuk dipamerkan pada setiap orang yang Anda temui. Apapun yang Anda lakukan terhadap topi itu, tentunya Anda akan melakukannya secara istimewa. Bukan karena topi itu mahal atau indah, tapi karena siapa pemberinya.
Ketika menghadapi masa-masa sukar dalam hidup ini, seringkali rasanya sulit bagi kita untuk mengucap syukur. Kita memang tahu bahwa seharusnya kita mengucap syukur, akan tetapi memperlakukan “masa-masa sukar” sama seperti “masa-masa indah” seringkali tidak mudah. Sangat mudah bagi kita mengucap syukur untuk hal-hal yang baik seperti kenaikan pangkat, isteri yang baik, anak lulus dengan nilai bagus, mujizat kesembuhan, dan hal-hal indah lainnya. Tapi bagaimana bila saatnya tiba untuk kita mengalami hal-hal yang menyakitkan? Bagaimana reaksi kita mendengar kita difitnah, dikhianati, bangkrut, dan masalah yang lain?
Bila kita menyadari bahwa kedua hal itu adalah sama-sama pemberian Tuhan, tak ada alasan bagi kita untuk tidak mengucap syukur. Rasul Paulus bahkan pernah menuliskan bahwa merupakan sebuah kehormatan baginya bila Allah mengijinkan ia mengalami penderitaan seperti yang telah Kristus alami. Paulus pernah dipenjara, mengalami karam kapal, dianiaya, dicurigai, disesah, kekurangan, dan banyak lagi hal menyakitkan lainnya, karena perjuangannya memberitakan Injil. Ia tetap bersukacita bahkan bangga mengalaminya sebagai orang yang mengambil bagian dalam penderitaan Kristus.
Paulus pun mengalami masa-masa yang indah bersama Tuhan. Kelimpahan, karunia, mujizat, dan banyak lagi. Dalam masa bahagia ia bisa bersyukur, dalam masa kesesakan pun tetap sama. Bagaimana dengan Anda hari ini? Bila saat ini Anda tengah mengalami hal-hal menyenangkan, bersyukurlah! Bila Anda tengah mengalami perlakuan tidak adil yang tidak sepantasnya Anda terima pun, bersyukurlah! Terimalah keduanya dengan rasa penuh syukur seakan Anda menerimanya langsung dari Tangan Allah.
Mengucap syukurlah untuk hal baik dan hal buruk yang Anda alami hari ini!

0 komentar :

Posting Komentar